Mendapati diri awali pagi pertama tahun 2016 ini dengan berlari, berlari seperti yang sudah-sudah. Memang dalam beberapa bulan terakhir saya vakum dari rutinitas berlari, dan hal itu sangat membuat stamina berlari saya menurun. Saat libur natal minggu lalu saya memulai lagi semuanya dengan menetapkan standar minimal 10km di tiap pagi hari kamis, jum'at, dan sabtu. Target minimal memang tercapai, namun benar-benar membuat tubuh serasa babak belur. Setelahnya, baru pagi ini (jum'at) saya mencoba kembali untuk ber-10km-ria, dan hasilnya gagal. Berhenti di kilometer ke-4 dengan nafas terengal-engal, tubuh lelah babak belur.
Agak aneh rasanya, padahal tahun 2015 adalah milestone saya karena berhasil menjadi finisher RAR 21 km di gunung rinjani, bagaimana mungkin target 10km saja tak bisa terpenuhi. Apakah jeda reses beberapa waktu benar-benar telah merengut semua stamina yang ada?
Sebagai orang yang sangat memerlukan adanya momentum untuk bisa memulai sesuatu, sebagaimana banyak manusia lain di dunia ini, saya menetapkan bahwa 1 Januari 2016 adalah tonggak awal untuk memulai kembali semua. Mulai kembali berlatih, dan mungkin akan lebih menarik jika saya merekam semuanya, setidaknya sampai setahun kedepan.
Hari ini saya adalah seorang pelari berjarak tempuh 4,6km dengan sol sepatu yang mulai lepas disana sini.
Let's the journey begins.
